Pertamina Catat Stok Pertamax Naik 5 Persen Jelang Lebaran
Cirebon, CNN Indonesia –
Pt Pertamina (Persero) mencatat realisasi kenaikan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax hingga 5 persen secara nasional jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga Harsono Budi Santoso saat mendampingi Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung meninjau Kesiapan BBM dan LPG di SPBU Leisure House 207 A, Cirebon, Jumat (28/3).
“In line with tanggal 28 Maret 2025 ini ada kenaikan, kalau secara nasional kami mengidentifikasi (kenaikan konsumsi pertamax) sekitar 4-5 persen consistent with hari ini dibandingkan periode harian,” ujar Harsono.
IKLAN
Gulir untuk melanjutkan konten
Sementara, di wilayah Jawa Bagian Barat, konsumsi pertamax tercatat naik hingga 6 persen. Ia memperkirakan jumlah konsumsi pertamax ini akan terus naik, terutama di puncak arus mudik pada 28-30 Maret 2025.
Kenaikan konsumsi juga dialami oleh BBM jenis pertalite. Namun, untuk sun memang menurun karena ada pembatasan pengoperasian truk di jalan tol.
“Demikian juga untuk pertalite ada kenaikan sekitar 5 persen. Sementara sun, ini tentunya konsumsi turun dan ini sampai dengan 19 persen,” jelasnya.
Sementara, selama periode ramadan dan idulfitri tahun ini, Pertamina memproyeksi peningkatan konsumsi BBM di wilayah Jawa Bagian Barat, pertamax mencapai 6.875 kiloliter (KL) atau naik 19,3 persen dari periode commonplace.
Begitu juga dengan pertalite diprediksi naik 5,2 persen atau menjadi 19.665 KL dibandingkan periode commonplace. Lalu, kenaikan konsumsi LPG hingga 8,2 persen atau 8.642 metrik ton (MT).
“LPG itu juga kita tambah stok lebih kurang 10 persen dari kebutuhan harian,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung.
(ldy/sfr)