Prabowo Akan Bertemu Langsung Investor-Analis Pasar Modal




Jakarta, CNN Indonesia

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto mau bertemu langsung dengan investor dan analis pasar modal.

“Beliau sendiri (Presiden Prabowo Subianto) berencana bertemu langsung dengan investor dan analis pasar modal untuk memastikan iklim investasi kita semakin sehat dan kompetitif,” katanya dalam unggahan di akun Instagram @luhut.pandjaitan, Rabu (26/3).

Akan tetapi, ia tak membocorkan kapan rencana pertemuan tersebut. Luhut juga tidak menyebut langsung apakah gejolak pasar saham alias Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal ikut dibahas dalam pertemuan Prabowo nanti.

IKLAN

Gulir untuk melanjutkan konten

Luhut hanya menegaskan Prabowo serius membenahi masalah regulasi yang menghambat investasi di tanah air. Ia mengklaim komitmen pemerintah bukan wacana belaka.



Dirinya bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga telah sepakat membentuk tim untuk mencari solusi konkret. Luhut menekankan tak boleh ada lagi kebijakan yang hangat di awal, tetapi lemah implementasinya.

Ia bertekad memastikan proses deregulasi yang ditempuh pemerintah benar-benar berjalan dan menghasilkan perubahan nyata. Oleh karena itu, dirinya mencoba memulai pembicaraan dengan pengusaha.

Ketua DEN Luhut meminta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) membantu pemerintah menyusun daftar regulasi yang tumpang tindih, berbelit-belit, dan membebani investor. Ia menegaskan semua aspek, mulai dari perizinan dasar hingga masalah sertifikasi harus dibenahi.

“Saat ini, berdasarkan laporan International Financial institution, Indonesia masih tertinggal dalam aspek regulasi kesiapan bisnis dibandingkan Singapura, Vietnam, dan Filipina,” ungkap Luhut.

“Waktu yang dibutuhkan untuk mendaftarkan perusahaan asing, Indonesia mencapai 65 hari dibandingkan dengan standar terbaik dunia yang hanya beberapa hari saja. Proses penyelesaian sengketa bisnis di pengadilan bahkan bisa memakan waktu hingga 150 hari,” jelasnya.

Anak buah Prabowo itu menyebut 86 persen pelaku usaha menganggap bahwa regulasi masih menjadi hambatan utama. Luhut pun mengakui sederet hambatan di Indonesia mesti diselesaikan dengan aksi nyata.

Harapannya, gotong royong dengan para pengusaha bisa menciptakan ekosistem bisnis yang lebih terbuka, efisien, dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Pemerintah tidak ingin momentum ini terbuang percuma. Kita ingin duduk bersama, mendengar, dan bergerak bersama untuk memperbaiki iklim usaha di Indonesia. Setelah libur Idulfitri, saya akan langsung melaporkan hasil pertemuan ini kepada Presiden @prabowo untuk mendapatkan arahan lebih lanjut,” tutupnya.

[Gambas:Video CNN]

(SKT/AGT)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *