Harga Minyak Menanjak Imbas Penurunan Stok AS




Jakarta, CNN Indonesia

Harga gas menguat pada awal perdagangan Asia, Rabu (26/2) pagi. Harganya bangkit dari posisi terendah dua bulan yang dicapai pada sesi sebelumnya, setelah sebuah kelompok industri melaporkan persediaan minyak mentah AS turun pekan lalu.

Dilansir Reuters, harga minyak mentah Brent naik 27 sen, atau 0,4 persen, menjadi US$73,29 in keeping with barel pada pukul 01.34 GMT. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 25 sen, atau 0,4 persen, menjadi US$69,18 in keeping with barel.

Stok minyak mentah AS turun 640 ribu barel dalam minggu yang berakhir pada 21 Februari, sumber pasar mengatakan pada Selasa mengutip information American Petroleum Institute. Knowledge resmi persediaan AS akan dirilis pada Rabu, waktu setempat.

IKLAN

Gulir untuk melanjutkan konten

Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan 2,6 juta barel dalam stok minyak mentah AS minggu lalu.



Laporan tersebut membantu mengimbangi beberapa kekhawatiran tentang meningkatnya pasokan minyak di seluruh dunia. Hal itu, dan laporan ekonomi yang suram dari AS dan Jerman, menyebabkan harga minyak turun lebih dari 2 persen pada Selasa kemarin.

Harga minyak mentah Brent ditutup pada degree terendah sejak 23 Desember pada Selasa, sementara WTI mencatat penutupan terendah sejak 10 Desember.

Knowledge AS menunjukkan kepercayaan konsumen pada Februari memburuk pada kecepatan tertajamnya dalam 3-1/2 tahun, dengan ekspektasi inflasi 12 bulan melonjak. Sementara itu, ekonomi Jerman menyusut dalam tiga bulan terakhir tahun 2024 dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.

Harga minyak juga terpukul oleh kekhawatiran keputusan Presiden AS Donald Trump tentang tarif terhadap Tiongkok, dan mitra dagang lainnya, dapat menambah tekanan pada ekonomi negara tersebut.

Hal itu meredakan kekhawatiran tentang pasokan minyak jangka pendek yang lebih ketat meskipun ada sanksi baru AS terhadap Iran, tulis analis ANZ Financial institution dalam sebuah catatan kepada klien.

Analis Commodity Context Rory Johnston menilai kendati kebijakan AS dapat mendorong pengurangan ekspor minyak mentah Iran hingga 1 juta barel in keeping with hari, setiap kehilangan pasokan dari negara Timur Tengah tersebut diimbangi oleh anggota OPEC+.

Sementara itu, sumber Reuters mengungkapkan AS dan Ukraina juga menyetujui persyaratan rancangan kesepakatan mineral yang menjadi inti upaya Trump untuk segera mengakhiri perang di Ukraina. Berakhirnya perang di Ukraina dapat membuka jalan bagi pasokan minyak Rusia tambahan untuk memasuki pasar.

[Gambas:Video CNN]

(AGT/SFR)



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *